Leave a comment

Konsep Pengelolaan

Konsep kerjasama yang digunakan adalah konsep konsesi dimana ada kerjasama antara PT. KAI dengan pihak Swasta
Disini PT. KAI berperan sebagai pemilik aset sedangkan pihak swasta sebagai pengelola
 Dasar pertimbangan konsep :
  1. Sampai saat ini PT.KAI belum ada rencana dan investasi untuk mengembangkan Kawasan Stasiun Brumbung ini (wawancara dgn Kepala PT. KAI di kantor Semarang)
  2. PT. KAI lebih fokus kepada sistem, bukan pada kawasan. Stasiun Brumbung hanya menjadi stasiun pelengkap, bukan sbg stasiun pengembangan utama
  3. Agar pembangunan dapat berjalan dengan optimal maka diperlukan kerjasama swasta sbg penyalur modal dan pengelola
  4. Karena melibatkan pihak swasta maka pembangunan Stasiun Brumbung  berorientasi pada keuntungan à menjadi kawasan komersil

Mekanisme Kerjasamanya :

  • Jangka waktu perjanjian 20 tahun dan dapat diperpanjang jika masih ada kegiatan yang belum berjalan dengan rencana.
  • Aktor yang terlibat dalam kontrak yaitu pihak pemerintah yang diwakilkan oleh PT. KAI dan pihak swasta.
  • Sebagian besar lahan yang ada di kawasan perancangan merupakan lahan milik PT. KAI dan sebagian kecil merupakan lahan milik warga.
  • Pemerintah yaitu PT. KAI melakukan investasi berupa penyediaan lahan untuk dikembangkan sebagai kawasan rekreasi dan edukasi bagi masyarakat, serta Perumahan KAI,
  • Lahan yang digunakan untuk pembangunan ruko dilakukan pembebasan lahan sedangkan lahan untuk perumahan swadaya dilakukan konsolidasi lahan.
  • Dalam konsolidasi lahan tersebut dilakukan penataan lahan berupa pembagian kapling yang kemudian dilakukan konstruksi untuk membangun rumah.
  • Swasta berperan besar dalam pembangunan, operasioanalisasi, dan maintenance atau perawatan kawasan.
  • Biaya maintenance dan penyediaan fasilitas utama (Stasiun, Museum dan Taman) serta fasilitas penunjang (Perum KAI, Swadaya, Ruko) disediakan oleh swasta.
  • Swasta berhak menentukan tarif  retribusi penggunaan fasilitas yang bersifat benefit (Parkir, masuk museum, pujasera, tiket masuk permainan dan lainnya)
  • Untuk perumahan dinas PT. KAI, kepemilikan aset dipegang oleh PT. KAI namun semua bentuk pembangunan dan pengelolaan dilakukan oleh pihak swasta
  • PT. KAI membayar biaya pengadaan rumah dinas KAI terhadap swasta.
  • Masyarakat membangun dan mengelola Perum Swadaya
  • PT. KAI berkontribusi dalam pendanaan sebesar 14 % dari seluruh pengeluaran yang ada

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: