Leave a comment

Apa itu Urban Catalyst?

Dalam mengembangkan kawasan suatu perkotaan, terdapat suatu konsep yang disebut sebagai urban catalyst atau katalisator perkotaan. Konsep ini membawa pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kota secara lebih luas dan telah dilakukan di banyak negara maju. Urban Catalyst juga mampu menjadi penggerak perekonomian suatu kawasan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal.

Pengertian catalyst didapat melalui ilmu kimia yang artinya katalisator (katalis). Katalis merupakan elemen yang mempercepat proses suatu reaksi, tapi ia sendiri tidak bereaksi. Dalam proses reaksi kimia, katalis tetap pada akhir reaksi dan tidak hilang. Katalis bukanlah merupakan satu tujuan akhir, tetapi merupakan elemen yang mendorong dan mengarahkan pada perkembangan berikutnya.

Berdasarkan hasil pengertian secara bahasa di atas, maka definisi dari Urban Catalyst adalah:

  1. Suatu konsep pembentukan fisik kota dari bangunan atau elemen yang lebih kecil hingga suatu peremajaan lingkungan yang merupakan katalisator bagi terbentuknya proses peningkatan atau pengembangan kualitas ruang kota.
  2. Kawasan yang bisa memacu pertumbuhan perkotaan dan membuat penduduknya nyaman yang dilengkapi dengan sarana prasarana yang memadai.

Roger Trancik dalam bukunya Finding The Lost Space 1943 mendefinisikan Urban Catalyst adalah memasukkan fungsi atau kualitas ruang di lokasi-lokasi tertentu yang secara signifikan diharapkan dapat mempertinggi kualitas ruang dan sosialnya serta mempunyai implikasi yang lebih meluas ke daerah sekitarnya

Urban Catalyst dapat diimplementasikan dalam urban desain sebagai pemacu pertumbuhan kota. Dalam konteks desain ruang publik, katalis dapat berupa elemen bentuk ataupun gubahan fungsi yang mampu merangsang kehidupan baru dan mempengaruhi perilaku, kegiatan hingga karakter dan kualitas dari ruang publik.

Tujuan dari urban catalyst ini adalah merevitalisasi elemen-elemen kota dimana setiap areanya memiliki keunikan tersendiri yang dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk menjadi katalis atau pendorong perkembangan kota. Pembangunannya dapat dipastikan memiliki kemampuan sebagai generator untuk membawa beragam bentuk perkembangan yang positif pada area dimana hal tersebut ditempatkan.

Dalam prosesnya, desain katalis bersifat :

  1. Mengenalkan suatu elemen baru (bentuk/fungsi) yang menyebabkan reaksi yang memodifikasi elemen eksisting dalam suatu tempat.
  2. Nilai dari elemen eksisting dipertahankan atau bertransformasi menjadi lebih baik, dimana kebutuhan baru tidak mengurangi dan menghilangkan nilai lama, bahkan dapat mengembalikannya.
  3. Reaksi katalis dibatasi, agar tidak merusak konteksnya. Tidak hanya melepaskan kekuatan dari reaksi perubahan yang terjadi namun menyalurkan pengaruh reaksinya.
  4. Disain katalis bersifat strategis, dimana perubahan yang terjadi tidak berasal dari intervensi sederhana, tetapi melalui pertimbangan untuk mempengaruhi perkembangan kedepan secara bertahap.
  5. Identitas design katalis tidak akan hilang pada saat ia menjadi bagian yang lebih besar.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: